Membangun Indonesia Menjadi Lebih Baik Melalui Internet

Internet Sebagai Jalan Pintas nan Cerdas Mempromosikan Bangsa

c81f772e265991de09ad69a5a6dfb071

Pada abad ke-21, sungguh sangat tak asing lagi bagi kita untuk melihat atau pun berinteraksi dengan orang-orang yang terhubung dengan baik dengan internet. Tidak mematok usia, jenis kelamin ataupun pekerjaan, hampir setiap orang mengakses internet dengan berbagai macam urusan, sebut saja bisnis, pendidikan, finansial dan lain-lain. Baca lebih lanjut

Saat TWITTER berkicau

CICICUWIT

Dwi Indah PS

Assalamu’alaikum wr.wb

Selamat malam,readers!

Kayaknya ini adalah post “santai” saya  yang pertama. Iya, post-an kali ini akan saya bawakan dengan bahasa yang sedikit santai^^

Saya punya sedikit cerita, ehm bukan cerita sih, bisa dibilang sebuah deskripsi mengenai kelas absurd yang kini saya duduki. Kelas yang dulu membuat saya bosan karena setiap hari 24 jam bertemu dengan orang yang sama, aktivitas yang sama, dan ditempat yang sama.

aaaaaYa, kami adalah TWITTER(The Winning of Ten Mia Three, SMANSS2015). Kelas ini sempat dicap guru sebagai kelas terkalem. Tapi kalo udah gak ada guru, kelas ini cukup bikin rusuh. Kami terdiri dari 14 butir siswa perempuan dan sisanya yang pasti siswa cowok dong yaa.

Let me tell you my first impression of this class.

Lihat pos aslinya 527 kata lagi

Computer Discovery History

When was the first computer invented?

There is no easy answer to this question due to the many different classifications ofcomputers. The first mechanical computer, created by Charles Babbage in 1822, doesn’t really resemble what most would consider a computer today. Therefore, this document has been created with a listing of each of the computer firsts, starting with the Difference Engine and leading up to the computers we use today. Baca lebih lanjut

Ibu, kemudian Ibu, kemudian Ibu, lalu Ayah.

ari-indiyati-ummu-astari7

Suatu hari, ada seorang anak laki-laki duduk di beranda rumah mereka. Mereka sesekali menyesap kopi yang sudah dibuat oleh Ibu. Tiba-tiba sang anak bertanya kepada Ayahnya. “Yah, kenapa Nabi Muhammad mengatakan bahwa kita harus menghargai Ibu dahulu baru Ayah? Bahkan beliau mengatakannya sampai 3 kali. Tapi,bukankah tanggung jawab Ayah lebih besar daripada Ibu” Sang Ayah tersenyum dan menyesap kopinya lagi. Baca lebih lanjut